LOMBOK, “A Natural Island with Thousands Language” III End
1. Banyumulek
Pusat kerajinan gerabah khas Lombok, ada pernak pernik, ada kendi²an, keranjang, tokek²an, wes lengkap abis dech pokoknya dan yang penting harga terjangkau (bsa nego) broo..
2. Sayang²
Pusat kerajinan kayu, finishing krg bagus, harga terjangkau (bsa nego)
Dinamakan Sayang² krn masih banyak sawah dan sayang kalau ditanami bangunan *nama yg mekso..*
3. Sekar Bele
Pusat penjualan mutiara, harga terjangkau (bsa nego)
Mutiara laut (warnanya keruh, klo yang ini harganya berdasarkan berapa gram mutiara tsb)
Mutiara air tawar (warnanya bening, yang ini harganya berdasar emas/ perak/ perak krom mas putih yang jadi pengaitnya)
4. Bayan Lombok Handicraft & Tropical Gift
Gallery kerajinan kayu, finishing sangat bagus (kualitas ekspor), pelayanan memuaskan, harga terjangkau (harga pas)
Posisi dekat hotel Intan Lombok Villages, ± 250 m di kiri hotel
Design unik, 1 barang 1 design
5. Hotel Intan Lombok Villages
Hotel ini terletak di jantung kota Senggigi, di depan hotel banyak sekali toko souvenir, tempat makan, dll.
Hotel ini berbintang tujuh, mengapa berbintang tujuh? Karena di Hotel ini banyak sekali bule²nya, yang terkadang membuat kita pusing dengan kelakuan mereka yang menakjubkan
Untuk tindakan penghematan, sebaiknya jika kita melakukan perjalanan 3 orang saja, lebih baik nambah bed aja ya
Dan untuk kesehatan kantong, jangan sekali-kali pesan makanan di luar breakfast di Hotel, saya punya pengalaman yang menyakitkan kantong, hiks, pernah saya pesan 3 porsi mie rebus + telur setengah matang, tahu tidak berapa duit yang harus dibayar? Rp.130.000 gile benerrrrrrrr……….
Nie buruan gebet harga kamar di Hotel Intan Lombok Villages ini
a. Building (standart) : 300 rb/ mlm
b. Bungalow hadap ke taman : 450 rb/ mlm
c. Bungalow hadap ke laut : 500 rb/ mlm (yg ini reservasi dulu ya..)
d. Extra bed : 100 rb/ mlm
6. Warung Sate Suharti
Sederhana dan etnik, itulah kesan pertamanya saat kita melangkahkan kaki ke warung yang terletak ± 500 m sebelah kiri Hotel ini
Menu yang tersedia cukup ampuh menggoyang lidah jawa kita
Dan, harganya murah meriah, cocok untuk kantong petualang yang pas²an
7. Anjani Tours & Travel
Travelnya ok punya bro.. contact personnya japri me..
Menu travel yang disediakan:
* City Tour : kota² & candi yang ada di pusat kota
* Sasak Tour : dr P. Gili lalu menyisir bagian barat P. Lombok s.d Kuta di selatan (harganya 250 rb)
* Land Cruiser : klo yang ini mengunjungi semua daerah wasata di Pulau Lombok (harganya 500 rb)
Travel ini punya 2 mobil. Ada Panther Samurai ama L300, silakan pilih aja..
8. Sewa Kapal ke Pulau Gili..
Yang ini bukan travel bukan siluman, ini nyewa kapal di syah Bandar aja, yang ada di belakang Hotel
Harganya berkisar antara 250 rb s.d 300 rb (yang ini lengkap dengan alat snockling) tapi sebaiknya beli sendiri alatnya ya, kan lebih enjoy klo make punya sendiri
Kapal boat ini bsa ngangkut 6 orang (max) dengan 1 guide yang mengarahkan kapal, perjalanan laut ditempuh ± 1 jam, dijamin sampai ngantuk² dech..
Riwayat Pulau Gili:
P. Gili Trawangan:
Pulau ini paling ramai jika dibandingkan 2 pulau Gili lainnya, julukannya Texasnya Lombok, jika mampir ke pulau ini jangan lupa naik cidomo (andong, red) keliling pulau ya, cuma dengan merogoh kocek 50 rb aja udah bsa naek cidomo selama ± ½ jam, kalau bsa pilih cidomo nomor 15 ya, itu kenalan awak
klo mo snockling di sini, hati² ama karangnya, tajam² banget, dan ombaknya agak besar
P. Gili Menu:
Pantai di pulau ini paling asyik untuk diselami, ombaknya tenang, dan karangnya tidak terlalu terjal, klo punya sich, jangan lupa bawa kamera tahan air, soalnya sayang klo tidak diabadikan
P. Gili Air:
Yang ini pulau paling sepi, sangat tenang klo dibuat baca² atawa santai berjemur, tapi tidak kalah indah lho klo dibanding dua pulau lainnya
Pantai Kuta Lombok
Pantainya masih perawan, sepi pengunjung tapi punya daya tarik yang memukau
Sekeliling pantai masih banyak berjejer pohon kelapa, pasirnya terbentang putih, berbutir² laksana merica, jangan lupa buat bawa botol aqua kosong dech, harus ngebawa walopun sebotol, sayang klo kagak
Pantai ini seperti punya pelindung, sekitar radius 200 meter lepas pantai, terdapat barisan karang yang melindungi pantai dari ganasnya ombak laut selatan
Setiap bulan Februari diadakan perayaan “Ngaru Nyale” di pantai ini, menurut kepercayaan orang Sasak asli sono, Nyale = cacing, dan cacing itu adalah jelmaan dari Putri Mandalika yang pada jamannya menjadi rebutan tiga pangeran yang berasal dari Lombok, Sumbawa, dan Jawa, berhubung sang pangeran tidak ada yang mau mengalah dan akan saling bunuh, maka sang putri memutuskan untuk menyeburkan diri ke laut daripada melihat para pangeran bertarung demi dia, dan setelah tercebur itulah, sang Putri menjelma menjadi cacing, yang pada setiap bulan Februari akan datang ke pantai berupa gulungan² besar mirip bola, yang terbawa oleh ombak, kedatangan cacing ini akan didahului dengan adanya angin besar (hanya pemuka Suku yang mengetahui tanda² tsb)
Penduduk percaya, dengan memakan cacing itu bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit yang bersarang di tubuh mereka, dan menambah stamina agar lebih prima (wah, bsa² para produsen suplemen gulung tikar nie klo begini caranya)
Cacing itu bsa dimakan hidup² pada saat jatuh berderai dari pantai, atau klo gumpalan bola cacing itu tidak pecah, bisa dimasak lho, dibuat sejenis “bothok” atau “pepes” hemmmm nyummiiiiiiiiii enak kali ye..
10. Pemukiman Sasak Asli di Rambitan
Daerah ini ditempuh selama ± 15 mnt dari Pantai Kuta
Begitu memasuki area ini, kita akan dipandu oleh guide lokal, yang bsa berbahasa Indonesia (penduduk lainnya masih berbahasa Sasak asli), untuk menghormati mereka, jangan lupa angpaw-nya ya.. (± Rp.10 rb) dan saat kita memasuki gerbang, akan ada guest book, silakan isi seikhlasnya, dana yang dimasukkan akan masuk ke kas Desa
Pada pemukiman ini dihuni sekitar 150 KK dengan jumlah ± 700 jiwa, yang kesemuanya masih terikat dengan satu keturunan, wah..hebatt, klo mo arisan keluarga gak usah susah² nunggu dan kirim undangan dech
Tradisi mereka mengharuskan menikah intern, tidak boleh menikah dengan orang luar suku Sasak, karena mereka tidak akan kuat membayar mahar (± 3 kerbau/ Rp.5 jt)
Penghasilan mereka adalah dari bertani dan menenun, dan di dekat pintu gerbang, terdapat 3 buah lumbung padi untuk menyimpan padi² mereka, di sampingnya terdapat rumah kepala suku yang jauh lebih bagus dibanding dengan rumah penduduk lainnya, di depan rumah kepala suku, terdapat balai pertemuan yang digunakan untuk rapat desa
Adapun rumah penduduk lainnya beratap rumbia, barlantai tanah liat yang dipel dengan kotoran kerbau supaya lebih keras dan mengkilat, dan tanpa jendela (bayangkan saja pengapnya sodara) rumahnya sendiri berbentuk persegi empat, hampir bujur sangkar, berukuran tidak lebih dari 25 m², dan terdiri dari 2 tingkat.
Tingkat kedua terdiri dari 2 ruangan, yaitu ruangan melahirkan dan tempat tidur anak gadis merangkap tempat memasak, jangan bayangkan tempat tidur yang empuk ya, karena hanya berupa tikar saja, tingkat yang bawah digunakan untuk ruang tidur orang tua dan anak laki² merangkap ruang tamu, serba praktis dan ekonomis, klo tidak boleh dikatakan terlalu sederhana
Rumah yang tanpa jendela, anak gadis yang ditaruh di lantai 2 bukan tanpa maksud, tapi itu digunakan sebagai tindakan preventif agar tidak dicuri oleh kekasihnya, krn di Lombok ada tradisi meminang cewek dengan cara mencurinya (hal ini menunjukkan kelelakian kekasihnya), bukan meminang layaknya di Jawa (di Lombok meminang malah berarti menghina lho.. aneh ya..?)
Prosesi pencurian itu, dimulai dari sepasang kekasih yang mengikat janji untuk bertemu di suatu tempat tanpa sepengetahuan orang tuanya, si gadis pergi dengan membawa baju²nya, bertemulah mereka di tempat yang telah disepakati, lalu dibawalah si gadis itu ke tempat si lelaki, selama sekitar dua hari (di saat yang sama, orang tua si gadis gak kuatir lho, mereka malah nyantai dan senang coba klo di Jawa, pasti kantor polisi ramai banget dech.. ) lalu setelah dua hari, kepala suku di kampung si lelaki mendatangi kepala suku kampung si gadis, lalu melaporkan bahwa si gadis dibawa ama warganya, dan orang tua si gadis akan meminta mahar yang wajib dibayar ama si lelaki, berapapun besarnya, si lelaki harus sanggup membayar, klo tidak, bsa berabe tuch, akan terjadi perang antar suku yang pastinya berujung pada kematian pihak² terkait. Setelah si lelaki membayar mahar itu, barulah mereka bsa menikah dengan tenang, akhirnya………..
Oleh² yang bsa diperoleh di sini adalah tenunan asli suku Sasak (tawar ½ harga), gantungan kunci dari tulang kerbau dan beberapa kerajinan khas mereka (jika berminat lho..)
11. Sukarara
Di tempat ini dijual kain tenun khas Lombok, banyak banget lho di sini, karena emang sentranya
Harganya bisa dinego (sekali lagi jangan lupa tawarlah ½ harga)
Utamakan datang malam hari, karena akan ada banyak diskon
12. Oleh² khas Lombok di Ampenan
Dodol nangka
Kripik nangka
Manisan rumput laut
Agar² rumput laut
Madu Sumbawa
Minyak Karawang
Harga berkisar antara Rp.15 rb #
13. Rinjani Area
Air Terjun Tiu Kelep (di daerah Sembalun, dgn ketinggian 40 m)
Rafting
Diving
Trekking (3,726 m selama ± 3 hari)
Game fishing
Golf
14. 4 Kapital City of Lombok
Mataram : sentra pendidikan
Cakranegara : sentra bisnis
Ampenan : pelabuhan tua
Sweta : sentra dagang (buah, sayur mayur, bumbu, bawang, garlics, cabe)
15. Kuta Seascape Scenery
Mandalika Beach/ Kuta Beach
Sasak Architecture
Mawi Beach
Sepi Bay (isolated & dramatic beauty)
16. Lombok Timur
Tanjung Luar (fish market)
Sapit Village (Rinjani so close to reach)
Labuhan Lombok
* smoga terinspirasi
(dok.20 Des 05)

